Close

Salut, Kapolda NTB Tak Temukan Warga Gelar Takbir Keliling di Mataram


berdaulat.com – Sungguh berita menggembirakan dalam masa Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB, yang memiliki tujuan untuk memutus rantai pandemi 2019 Novel Coronavirus atau Covid-19. Setelah Jumat (22/5/2020) Kombes Pol Andi Azis Nizar, Direktur Lalu Lintas Polda Kalimantan Selatan menyatakan bahwa tidak ada warga Kalimantan Selatan mudik keluar kota sejak ditetapkan larangan mudik Lebaran demi mengatasi Covid-19, kini giliran laporan Kepolisian Nusa Tenggara Barat atau NTB.

Dikutip dari kantor berita Antara, Irjen Pol Mohammad Iqbal, Kepala Kepolisian Daerah NTB atau Kapolda NTB menyatakan bahwa pihaknya tidak menemukan adanya masyarakat yang menggelar takbir keliling di Kota Mataram maupun wilayah lainnya di Nusa Tenggara Barat, pada Sabtu (23/5/2020) malam.

Proyek pengembangan pesisir Mandalika yang diusulkan menjadi lokasi balapan MotoGP di Mandalika, Lombok, Sabtu (23/3/2019). Sebagai ilustrasi salah satu lokasi dengan akses jalan raya di Lombok, Nusa Tenggara Barat [AFP/Arsyad Ali]

“Kota Mataram nihil takbir keliling. Begitu juga di semua wilayah hukum Polda NTB,” jelas Irjen Pol Mohammad Iqbal saat dihubungi dari Jakarta, malam tadi (23/5/2020).

Dalam pelaksanaan patroli gabungan untuk memantau situasi malam takbiran di Kota Mataram, jajaran Polda NTB menggelar apel bersama TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP NTB dan Basarnas. Kapolda Irjen Pol Mohammad Iqbal pun turut melakukan patroli bersama jajarannya.

Keren, dalam kesempatan itu Kapolda NTB menunggang sendiri satu unit motor trail dengan pelat Polisi berangka Romawi “XXI” yang memberikan identifikasi asal unit dari Polda NTB. Bersama patroli gabungan, Irjen Pol Mohammad Iqbal memantau langsung malam takbiran di Kota Mataram, ibu kota Provinsi NUsa Tenggara Barat.

Sebanyak 1.500 personel Polri dikerahkan untuk mengamankan malam takbiran di wilayah NTB, dan mengantisipasi terjadinya tindak kriminalitas.

“Di back-up dari Korem 162/WB dan jajarannya juga instansi Pemda,” jelasnya, sembari menambahkan bahwa dari hasil pemantauan, pihaknya tidak menemukan adanya kerumunan dalam skala besar.

“Ada yang menabuh beduk di depan masjid, kami sempatkan menyapa masyarakat di sana untuk sekadar beri imbauan untuk patuhi protokol kesehatan,” tutup jenderal bintang dua, serta mantan Kadiv Humas Polri ini.

Catatan dari Redaksi: Mari bijaksana menerapkan aturan jaga jarak dengan orang lain atau physical distancing, sekitar 2 m persegi, dan tetap tinggal di rumah kecuali untuk keperluan mendesak seperti berbelanja atau berobat. Selalu gunakan masker setiap keluar rumah dan jaga kebersihan diri terutama cuci tangan rutin. Dengan pengertian saling bantu dan saling dukung, kita bisa mengatasi pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19. berdaulat.com bergabung dalam aksi #MediaLawanCOVID-19. Informasi seputar Covid-19 bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119





Sumber berita

scroll to top