Close

Perkara Hutang, Seorang Perempuan Dibunuh Usai Tolak Ajakan Hubungan Intim

Soal Hutang, Perempuan di ajak berhubungan intim dan di bunuh.

berdaulat.com, Jakarta – Nasib malang dialami seorang perempuan berinisial B (22) dibunuh usai tolak ajakan berhubungan intim di Cideng, Gambir, Jakarta Pusat oleh seorang pria berinisial IM (28), dalam kejadian itu Polisi telang menangkap pelaku.

“Pelaku dalam waktu tidak sampai 7 jam berhasil kami ungkap dan pelaku mengakui perbuatannya,” ujar Kasatreskrim Polres Jakpus AKBP Burhanuddin di Jl Garuda, Kemayoran, Jakpus, Senin (26/4/2021). Dilansir dari detiknews.com.

Kapolsek Gambir AKBP Kade Budiyarta menjelaskan, pihaknya telah mendapatkan laporan penemuan mayat dari petugas PPSU disebuah rumah di kawasan Gambir, Jakpus.

“Laporan telah kami terima pada 23 April 2021 tepatnya pukul 10.30 WIB, di mana dari rumah di TKP tersebut, pemilik daripada rumah TKP tersebut saat itu mengizinkan pegawai PPSU untuk membersihkan area rumahnya yang terbengkalai dan penuh dengan tanaman,” jelas Kade.

Pada saat itu petugas PPSU menemukan jasad perempuan berinisial B telah terbujur kaku dan sudah membusuk.

Polisi kemudian melakukan olah TKP hingga mengumpulkan sejumlah barang bukti. Polisi juga memeriksa saksi-saksi dan melakukan autopsi terhadap jenazah B.

“Dari beberapa saksi, tepatnya jam 17.00 WIB, kami langsung mencurigai yang tidak lain adalah anak angkat dari pemilik rumah (IM), segera kita amankan dengan alasan untuk mendampingi ibunya di kantor,” jelas Kade.

Kapolsek Gambir AKBP Kade Budiyarta juga menjelaskan, motif pelaku IM membunuh korban B. Pelaku IM berdalih membunuh korban karena persoalan hutang.

“Adapun motif pelaku inisialnya IM melakukan aksinya karena dendam dan memiliki utang, tidak mau dibayar oleh korban,” tutur Kade.

Akan tetapi, fakta lain terungkap. Pelaku IM juga sempat meminta berhubungan badan dengan korban B, namun korban menolak.

“Kemudian pelaku juga meminta untuk melakukan hubungan badan tetapi tidak mau dari pihak korban, sehingga melakukan tindakan pembunuhan tersebut dengan cara mencekik daripada leher korban. Kakinya menindih ke badan dan dilakukan sekitar 30 menit,” jelasnya.

Atas perbuatan itu pelaku IM terjerat hukuman Pasal 338 tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. Pelaku IM kini ditahan di Polsek Gambir. (bdm/WFI).

scroll to top