Close

KONI Aceh hentikan pemusatan latihan atlet PON Papua


Banda Aceh (berdaulat.com) – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh menghentikan sementara pelaksanaan pemusatan latihan daerah (pelatda) desentralisasi bagi atlet yang dipersiapkan untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 Papua akibat merebaknya virus corona.

Ketua Harian Kamaruddin Abubakar di Banda Aceh, Rabu, menyebutkan penghentian sementara pemusatan latihan atlet PON 2020 sebagai upaya pencegahan penyebaran virus asal China itu yang hingga saat ini masih dalam penanggulangan.

“KONI Aceh sudah memutuskan menghentikan sementara pemusatan latihan atlet PON 2020. Penghentian latihan berlangsung 23 Maret hingga 17 April,” katanya.

Penghentian sementara pemusatan latihan atlet PON, kata Abu Razak, sebagai bentuk dukungan KONI Aceh terhadap penetapan pemerintah tentang status bencana nasional serta langkah preventif Pemerintah Aceh mencegah penyebaran COVID-19.

Kendati pemusatan latihan dihentikan sementara, KONI Aceh berharap atlet tetap berlatih di rumah masing-masing serta tetap berkomunikasi dengan pelatih.

“Kami juga meminta tim pendamping cabang olahraga serta tim medis memantau atlet yang berlatih di rumahnya masing-masing,” kata Kamaruddin Abubakar menambahkan.

Aceh pada PON 2020 Papua akan mengikuti 24 cabang olahraga dengan 156. Keikutsertaan di 24 cabang olahraga tersebut didasarkan hasil prakualifikasi dan Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Sumatera 2019 di Bengkulu.

Adapun 24 cabang olahraga yakni angkat besi/binaraga, anggar, atletik, muaythai, kempo, tarung derajat, panahan, panjat tebing, taekwondo, renang, wushu, pencak silat, sepak bola, biliar, dan menembak rugby, senam, balap motor, terjun payung, sepak takraw, layar, selam, sepatu roda, dayung.

Selain 24 cabang olahraga tersebut, masih ada atlet Aceh dari empat cabang olahraga lainnya yang lolos PON, namun belum dipastikan apakah dipertandingkan atau tidak di Papua. Empat cabang olahraga tersebut yakni petanque, soft tenis, golf dan balap sepeda.

Empat cabang olahraga tersebut merupakan dari 10 cabang olahraga yang dicoret dari PON Papua. Namun apakah dipertandingkan atau tidak, masih dalam pembahasan KONI Pusat dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

 



Sumber berita

scroll to top