Close

Konfederasi Serikat Pekerja (KSPI) Akan Lakukan Aksi Solidaritas Di 24 Provinsi Se-Indonesia Untuk Bela Palestina

Presiden KSPI, Said Iqbal akan menggelar aksi solidaritas untuk Palestina secara serentak di 24 Provinsi se Indonesia dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

berdaulat.com, Jakarta – Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mengecam dan mengutuk keras agresi militer Israel terhadap bangsa Palestina, serta penyerangan di Masjid Al Aqsa sejak akhir bulan Ramadhan kemarin.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal mengakatan, pada hari selasa (18/5/2021), KSPI akan menggelar aksi solidaritas untuk Palestina secara serentak di 24 Provinsi se Indonesia dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

“KSPI pada Selasa, 18 Mei, pukul 9 sampai dengan selesai akan melakukan aksi solidaritas di 24 Provinsi seluruh Indonesia. Aksi Labour Solidarity for Palestine akan digelar KSPI di seluruh Indonesia, ada 24 provinsi di kantor gubernur, beberapa kabupaten di kantor bupati maupun kantor DPRD,” kata Presiden KSPI Said Iqbal dalam konferensi pers yang digelar secara virtual, Minggu (16/5/2021). Dilansir dari Sindonews.com

Adapun 24 provinsi yang akan melakukan aksi di antaranya, Aceh, Sumatera Utara, Bengkulu, Riau, Kepulauan Riau, Lampung, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Nusa Tenggara Barat (NTB), Maluku, Maluku Utara, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten, dan DKI Jakarta.

Said Iqbal mengatakan, aksi di Jakarta akan dipusatkan di Kantor PBB dan Kantor Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS).

“Seluruh aksi yang dilakukan di Kedubes Amerika, Kantor PBB, kantor gubernur, bupati, dilakukan dengan cara damai, santun, terukur dan terarah, mengikuti protokol kesehatan, seperti aksi-aksi kaum buruh, termasuk aksi terakhir saat Mayday,” katanya.

Said Iqbal juga menjelaskan, standar protokol kesehatan yang dijalankan yakni, wajib melakukan rapid test antigen, menggunakan masker, menjaga jarak, membawa hand sanitizer. Serta, harus berkoordinasi dan mengikuti arahan petugas kepolisian dan Satgas Covid-19 yang berwenang di tempat masing-masing.

“Aksi ini akan diikuti ribuan buruh. Anggota KSPI beranggotakan 2,2 juta orang tersebar di 30 provinsi, tersebar di lebih dari 300 kabupaten/kota. Anggota KSPI beranggotakan 5.000 lebih pabrik di 30 provinsi atau 300 kabupaten kota, lalau saja di setiap pabrik mengirim atau mengikuti aksi pada Selasa, 18 Mei nanti, dalam aksi solidaritas untuk bangsa Palestina, 5 orang saja maka 25.000 buruh akan ikut aksi,” ujar Iqbal.

KSPI Juga berkoordinasi dengan kepolisian perihal aksi ini melalui fax maupun pesan singkat, surat permohonan resmi akan disampaikan langsung pada Senin (16/5/2021). Agenda tuntutan aksi hanya satu, yaitu hentikan agresi militer Israel ke Palestina, khususnya Jalur Gaza. Tarik tentara-tentara dan polisi-polisi Israel dari Masjid Al Aqsa, di mana Masjid Al Aqsa adalah salah satu masjid yang disucikan oleh umat Islam, tempat untuk beribadah dan juga sebagai representasi kaum muslim di dunia dalam ritual agama Islam.

“Masjid ketiga tersuci di dunia setelah Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah. Beri kebebasan rakyat kebebasan Palestina dan umat muslim dunia melakukan ibadah di Masjidil Al Aqsa. Perdamaian bukan kekerasan,” tutupnya. (bdc/WFI)

scroll to top