Close

Gaji Belum Dibayarkan, Ratusan Pramudi Trans Metro Pekanbaru (TMP) Pilih Mogok Kerja

Pramudi Trans Metro Pekanbaru (TMP) melakukan aksi mogok selama hampir tiga hari karena Pembayaran gaji pramudi bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) untuk bulan Maret 2021 mengalami keterlambatan.

berdaulat.com, Pekanbaru – Pramudi Trans Metro Pekanbaru (TMP) melakukan aksi mogok selama hampir tiga hari karena Pembayaran gaji pramudi bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) untuk bulan Maret 2021 mengalami keterlambatan.

Akibatnya, pelayanan bagi warga yang biasa menggunakan jasa bus TMP lumpuh total.

Ada ratusan orang pramudi dan pekerja pendukung bus TMP yang mogok. Mereka yakni 112 orang pramudi, 100 orang pramugara, 23 orang penjaga halte dan delapan orang pengawas.

Pramudi dan tenaga teknis pendukung ini bakal bekerja kembali bila mendapat kepastian pembayaran gaji pada bulan Maret 2021.

Total bus TMP yang beroperasi saat ini ada 50 unit. 30 bus TMP ukuran besar dan 20 bus TMP ukuran menengah.

Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru Muhammad Jamil, menyayangkan aksi mogok yang mengakibatkan terganggunya pelayanan transportasi bagi warga Kota Bertuah tersebut.

Dikatakan Jamil, seharusnya pramudi bus TMP bisa terus bekerja seperti biasa apabila manajemen PT TPM bisa menyelesaikan persoalan gaji. Karena, sebut dia, PT TPM bisa mengajukan permohonan pembayaran gaji melalui APBD Pemko Pekanbaru.

“Manajemen bus TMP tinggal mengajukan permintaan kepada Pemko Pekanbaru untuk bisa dicairkan,” tegasnya.

Untuk itu, Jamil menyatakan bakal segera memanggil manajemen PT TPM guna menanyakan persoalan keuangan yang dihadapi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemko Pekanbaru itu.

“Dalam waktu dekat pihak manajemen akan dipanggil untuk diminta keterangan apa yang menjadi permasalahannya,” tutup Jamil. (bdm/WFI).

scroll to top