Close

Belasan Makam Di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Bringin Kota Pekanbaru Amblas Akibat Hujan Deras.

Belasan makam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Beringin, yang berada di Jalan Beringin, Kelurahan Sri Sibam, Kecamatan Bina Widya, Kota Pekanbaru, amblas akibat diguyur curah hujan yang tinggi.

berdaulat.com, Pekanbaru – Belasan makam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Beringin, yang berada di Jalan Beringin, Kelurahan Sri Sibam, Kecamatan Bina Widya, Kota Pekanbaru, amblas akibat diguyur curah hujan yang tinggi.

Dilansir dari GoRiau.com, Kurang lebih sekitar 15 makam  di Tempat Pemakaman Umun (TPU) Beringin amblas, setelah hujan deras terjadi sejak beberapa hari terakhir.

Petugas makam di TPU Beringin Abdul Aziz menjelaskan, makam tersebut amblas dengan kedalaman yang bervariasi. Mulai dari 30-50 cm.

“Rata-rata yang amblas makam baru. Usianya dibawah 1 bulan. Bahkan ada yang dua hari,” ujar Abdul, di TPU Beringin, Sabtu (17/4/2021).

Hal tersebut merupakan hal yang wajar, sebab makam yang amblas merupakan makam yang belum lama ditimbun sehingga tanahnya belum padat.

“Makam tersebut belum padat saat proses pemakaman. Kalau dipadatkan tidak amblas, kan ada itu yang tidak amblas karena dipadatkan,. Melihat kejadian ini kita minta keluarga untuk datang dan melakukan perbaikan,” imbuhnya.

Kapolsek Tampan, Kompol Hotmartua Ambarita, mengatakan Jika hal itu sudah sering terjadi di TPU Beringin, amblasnya beberapa makam di sana merupakan hal yang normal.

“Kita sudah cek ke lokasi, danya beberapa tanah makam yang amblas kebawah karena guyuran hujan yang cukup lama, yang mengakibatkan kurang lebih amblas kebawah. Berdasarkan keterangan dari saksi yang bekerja sebagai penggali kubur, kalau kejadian tanah makam amblas tersebut sudah sering terjadi apabila cuaca hujan yang cukup lama,” terang Ambarita.

Kapolsek Tampan Kompol Hotmartua Ambarita mengatakan, anggotanya sudah diturunkan ke lokasi untuk mengecek kondisi kuburan yang ambles tersebut.

“Kita dapat informasi sekitar pukul 13.00 WIB, bahwa ada sejumlah makam yang ambles karena diguyur hujan,” ujar Ambarita kepada wartawan melalui keterangan tertulis, Sabtu (17/4/2021).


Sejumlah anggota Polsek Tampan bersama pengurus makam berupaya menutup kembali kuburan yang ambles tersebut.

 Polisi dan petugas TPU sempat kesulitan mencari tanah untuk menimbun makam. Selama musim hujan. “Anggota membantu menimbun kembali makam ambles dengan tanah yang ada,” Tutup Ambarita. (bdm/WFI).

scroll to top