Close

Begini Kronologi Seorang Mahasiswi Di Pekanbaru Yang Diperkosa Oleh Supir Travel Lintas Kota

Penangkapan Tersangka sopir Travel yang memperkosa gadis 18 tahun yang merupakan seorang mahasiswi di pekanbaru. pada senin, (29/3/2021).

berdaulat.com, Labuhanbatu – Nasib malang dialami seorang penumpang travel lintas kota yang merupakan mahasiswi di pekanbaru dan masih berusia 18 tahun pada senin, (29/3/2021).

Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu, AKP Parithesik mengatakan bahwa korban ingin pulang dari Pekanbaru ke Rantauprapat. Pada saat itu korban menghubungi pihak travel dan menjemputnya sekitar pukul 20.00 WIB.

“Lalu korban bertanya berapa orang penumpang ke Rantauprapat, lalu dijawab petugas jemput, bahwa 4 orang lagi,” kata Parithesik, dilansir IDN time Sabtu (3/4/2021) menjelaskan kronologis awal kejadian.

Selanjutnya kata Parikesit, kala itu tersangka sempat menjemput korban dari kosnya. Dan korban bertanya berapa orang penumpang ke Rantauprapat. Saat itu pelaku mengatakan ada empat orang penumpang lain.

“Sesampainya di loket travel Sumatera Trans Grup, korban menduga penumpang lainnya akan dijemput saat berangkat. Namun sampai saat tiba waktunya berangkat, korban disuruh naik ke Mobil Daihatsu Sigra BK 1083 YC warna putih dan berangkat menuju Rantauprapat dengan posisi korban duduk di sebelah kursi driver/tersangka,” lanjutnya.

Apa yang diduga korban saat itu ternyata salah. Sejak berangkat dari loket Pekanbaru, Riau hingga ke Kabupaten Labuhanbatubatu, Sumut ternyata tidak ada penumpang lain. Nahas, Selasa (30/3/2021) sekitar pukul 05.00 WIB tepatnya di pinggir Jalan Lintas Sumatera wilayah Kecamatan Bilah Hulu, tersangka mencoba melakukan perbuatan asusila, tersangka berusaha memegang atau meraba bagian dada korban, namun korban melawan. Kemudian tersangka menjalankan mobilnya lagi.

Tersangka, warga Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu tersebut tidak habis akal. Tak lama kemudian pria berusia 30 tahun tersebut malah sengaja memberhentikan mobilnya untuk melanjutkan aksinya tersebut. Beberapa kali ia memberhentikan mobilnya, hingga akhirnya di depan ruko yang ada di Jalisum Desa Pematang Seleng, tersangka memaksa korban untuk melakukan persetubuhan.

Salah satu barang bukti yang diamankan Polisi berupa 1 unit Mobil Daihatsu Sigra BK 1083 YC warna putih yang digunakan tersangka dalam perbuatannya.

Mahasiswi yang dirahasiakan identitasnya itu, berusaha melawan sehingga mengakibatkan memar pada bagian paha dan dada korban. “Namun tersangka berhasil menyetubuhi korban di dalam mobil. Setelah disetubuhi, tersangka dan korban kembali melanjutkan perjalanan dan mengantar korban sampai alamat tujuan,” tambah Parithesik.

Orang tua korban yang mengetahui hal ini langsung membuat laporan ke SPKT Polres Labuhanbatu. Selanjutnya, berdasarkan LP/666/IV/2021/SPKTRES-LBH, Kamis (1/4/2021) anggota tim khusus anti bandit Sat Reskrim Polres Labuhanbatu melakukan penyelidikan dan menangkap tersangka Jumat (2/4/2021) sekitar pukul 04.30 WIB di Kecamatan Kota Pinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

Polres Labuhanbatu dalam kasus ini polisi telah mengamankan barang bukti berupa 1 unit mobil Daihatsu Sigra BK 1083 YC warna putih yang digunakan tersangka, tiket Travel PT Sumatera Star Group, celana, bra dan koas.

“Tersangka dipersangkakan Pasal 285 KUHP, yaitu barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa seorang wanita bersetubuh dengan dia di luar perkawinan, diancam karena melakukan perkosaan dengan pidana penjara paling lama 12 tahun,” tutup AKP Parithesik. (bdc/WFI).

scroll to top